1. Apa yang dimaksud dengan asumsi?
Jawab :
Ada 3 pengertian :
1) dugaan yg diterima sbg dasar
2) landasan berpikir karena dianggap benar
3) pernyataan yang masih perlu dibuktukan.
2. Apa syarat –syarat dari perubahan asumsi ?
Jawab :
1. Ketika asumsi dapat dibuktikan kebenarannya dan akan berubah menjadi fakta
2. Ketika asumsi tidak dapat dibuktikan kebenarannya maka asumsi tersebut tetap menjadi opini.
3. Jelaskan dan berikan contoh kapan simulasi dapat digunakan ?
Jawab :
Simulasi dapat diterapkan untuk menggantikan dan mewakili pelaksanaan penyelidikan dan percobaan penelitian ril yang dihadapkan dengan masalah ongkos yang mahal, resiko fatal, waktu yang terbatas dan sarana yang tidak memadai.
Contoh:
dalam pembuatan gedung kita harus melakukan proses simulasi pemodelan terlebih dahulu, agar pembuatan gedung tersebut bisa sesuai dengan yang kita harapkan dan selesai dengan waktu yang telah ditentukan.
4. Jelaskan dan berikan contoh kapan simulasi tidak dapat digunakan ?
Jawab :
Simulasi tidak tepat digunakan untuk suatu studi apabila hal-hal berikut ini ditemukan:
1) Suatu masalah dapat diselesaikan dengan nalar.
2) Suatu masalah dapat diselesaikan secara analitik.
3) Suatu percobaan sederhana dapat dilakukan.
4) Biaya simulasi sangat besar.
5) Waktu dan sumber daya yang tidak tersedia.
6) Tidak tersedia data (termasuk data estimasi/hipotetik).
7) Adanya ekspektasi yang berlebihan terhadap hasil.
8) Sistem terlalu kompleks dan tidak bisa didefinisikan.
5. Apa perbedaan antara simulasi diskrit dan simulasi kontinyu ?
Jawab :
Simulasi diskrit adalah simulasi yang keadaan variabel-variabel dan sistemnya berubah seketika itu juga pada waktu yang berbeda.
Contoh :
pada sebuah bank dimana variabelnya adalah jumlah nasabah yang akan berubah hanya ketika nasabah datang atau setelah selesai dilayani dan pergi. Sedangkan simulasi kontinyu adalah simulasi yang status variabelnya berubah secara terus menerus kontinyu) mengikuti jalanya waktu.
Contoh :
pesawat terbang yang bergerak diudara dimana variabelnya seperti posisi dan kecepatannya akan terus bergerak, arus listrik dan lainnya.
6 . Terangkan beberapa istilah sbb, dengan contoh :
a. Stochastic Process
b. Asumsi
c. Dependent Variabel
d. Discret State Continous Parameter Stochastic Process
Jawab :
a. Stochastic process · banyaknya kelahiran di suatu tempat pada suatu hari · Banyaknya barang terjual di subuah toko per harinya.
b. Asumsi · Banyaknya harga yang naik orang menjadi stres · Bus menabrak motor karena supir mengantuk.
c. Dependent variabel merupakan variabel yang dipengaruhi atau akibat, karena adanya variabel bebas. · Pengaruh iklan terhadap motivasi pembelian. Iklan = variabel independen/bebas, motivasi pembelian = variabel dependen.
d. Discret state continous parameter stochastic process · Banyak ikan yang diperoleh hasil memancing pada waktu t sebarang.
tugas
Kamis, 20 Maret 2014
Jumat, 14 Maret 2014
tugasindividu1
tugas individu model dan simulasi part 1
Jawab : Model adalah rencana, representasi,
atau deskripsi yang menjelaskan suatu objek, sistem, atau konsep, yang
seringkali berupa penyederhanaan atau idealisasi. Bentuknya dapat berupa model
fisik (market dan prototype),
model citra
(gambar rancangan, citra komputer), atau rumusan matematis.
Model merupakan tiruan
dari sistem nyata yang dikerjakan secara manual/ komputer kemudian diobservasi
dan disimpulkan untuk mempelajari karakterisasi sistem.
2. Apa
yang dimaksud dengan simulasi?
Jawab : Simulasi adalah suatu proses peniruan dari sesuatu yang nyata beserta keadaan
sekelilingnya (state of affairs).
Aksi melakukan simulasi ini secara umum menggambarkan sifat-sifat karakteristik
kunci dari kelakuan sistem fisik atau sistem yang abstrak tertentu.
3.
Berikan contoh dan jelaskan mengenai jenis-jenis dari model
dan perbedaannya ?
Jawab :
1.
Model statis adalah merepresentasikan sistem pada waktu
utama, atau model ini mungkin digunakan untuk menunjukkan sistem yang mana
permainan waktunya sederhana tanpa aturan.
2.
model s dinamik menunjukkan sistem sistem yang lambat laun
melampaui waktu seperti sistem konveyor pada pabrik.
3.
Model deterministik adalah model simulasi yang tidak memiliki
variable random dalam inputnya.
4.
Model diskrit adalah model simulasi yang status variabelnya
berubah secara diskrit pada satu waktu tertentu.
5.
Model kontinu adalah model simulasi yang status variabel
berubah secara kontinu dari waktu ke waktu.
4. Jelaskan apa
yang dimaksud dengan simulasi ?
Jawab : Simulasi adalah suatu proses peniruan dari sesuatu yang nyata
beserta keadaan sekelilingnya (state
of affairs). Aksi melakukan simulasi ini secara umum menggambarkan
sifat-sifat karakteristik kunci dari kelakuan sistem fisik atau sistem yang
abstrak tertentu.
5. Kapan
simulasi dapat digunakan sebagai pendekatan penyelesaian persoalan dan kapan
tidak dapat digunakan ?
Jawab :
a.
Kapan simulasi dapat digunakan sebagai pendekatan
penyelesaian persoalan?
Simulasi dapat diterapkan untuk
menggantikan dan mewakili pelaksanaan penyelidikan dan percobaan penelitian ril
yang dihadapkan dengan masalah ongkos
yang mahal, resiko fatal, waktu yang terbatas dan sarana yang tidak memadai.
Simulasi dapat di gunakan :
1.
Untuk mempelajari sistem yang kompleks, misalnya,
sistem dimana solusi analitik tidak dapat digunakan.
2.
Untuk membandingkan rancangan alternatif.
3.
Untuk mempelajari efek pengubahan pada sistem.
4.
Untuk mengusulkan verifikasi solusi analitik.
b.
kapan tidak dapat digunakan?
Simulasi tidak tepat digunakan untuk
suatu studi apabila hal-hal berikut ini detemui:
1.
Suatu masalah dapat diselesaikan dengan nalar.
2.
Suatu masalah dapat diselesaikan secara analitik.
3.
Suatu percobaan sederhana dapat dilakukan.
4.
Biaya simulasi sangat besar.
5.
Waktu dan sumber daya yang tidak tersedia.
6.
Tidak tersedia data (termasuk data
estimasi/hipotetik).
7.
Adanya ekspektasi yang berlebihan terhadap hasil.
8.
Sistem terlalu kompleks dan tidak bisa didefinisikan.
6.
Apakah perbedaan antara model stokastik & model
deterministik dalam bentuk variabel input dan dengan cara menginterpretasikan
hasilnya ?
Jawab : Model simulasi deterministik adalah
model simulasi yang tidak memiliki variable random dalam inputnya. Sebagai
contoh, simulasi kedatangan pasien seorang dokter praktek yang telah diatur
jadwal pelayanannya. Model simulasi stokastik adalah model simulasi yang
memiliki satu atau beberapa variabel random dalam inputnya. Random input ini
akan menghasilkan output yang random pula. Simulasi layanan teller bank adalah
salah satu contoh model simulasi stokastik.
7. Apakah 2
karakteristik sistem yang menyebabkannya menjadi kompleks ?
Jawab :
a. Input
( masukan ) adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa
maintenance input dan sinyal input. Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem
tersebut dapat beroperasi. Sinyal
input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.
b. Output
(keluaran ) adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi
keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan
untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.
http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/379/jbptunikompp-gdl-ganjarnugr-18921-3-babiil-i.pdf
8. Apa yang
menjadi prinsip-prinsip dalam pengembangan model ? Berikan contohnya ?
Jawab :
a. Elaborasi adalah pengembangan
model dimulai dengan yang sederhana dan secara bertahap hingga diperoleh model
yang lebih representatif.
b. Sinektik adalah metoda yang dibuat untuk
mengembangkan pengenalan masalah-masalah secara analogi.
1.
Analogi
Personifikasi
Dalam hal ini, analis berusaha membayangkan dirinya mengalami masalah
system nyata seperti yang dihadapi oleh pengambil keputusan dalam perusahaan.
2. Analogi Langsung
Analis
mencari hubungan yang serupa di antara dua atau lebih situasi problematic.
Contoh : Dalam merancang pondasi tiang listrik tegangan tinggi di
daerah rawa-rawa dapat dianalogikan dengan akar pohon kelapa di pantai.
3. Analogi Simbolik
Analis
berusaha menemukan hubungan yang serupa antara situasi problematic system nyata
dengan proses simbolik. Contoh : Laju mengalirnya air pada suatu tingkat volume tertentu
dlam bak dan laju pertumbuhan penduduk dari sejumlah penduduk suatu kota.
4. Analogi Fantasi
Dalam
membuat analogi fantasi, analis sama sekali bebas mencari kesamaan antara
situasi problematik yang dihadapi dan beberapa masalah perusahaan lain yang
bersifat khayali.
c. Iteratif adalah pengembangan model bukanlah proses yang bersifat
mekanistik dan linier.
http://tin304.blog.esaunggul.ac.id/2012/11/04/prinsip-prinsip-pemodelan/
9. Klasifikasi
Sistem
a. Sistem
amam dan sistem buatan manusia
1.
Sistem alamiah adalah Sistem yang
terjadi melalui proses alam dan tidak dibuat oleh manusia. Contoh : Sistem Perputaran Bumi.
2.
Sistem buatan manusia aladah Sistem yang
dirancang oleh manusia dan melibatkan interaksi antara
manusia dan mesin. Contoh : Sistem Informasi.
b. Sistem
fisik dan konseptual
1. Sistem
fisik adalah sistem
yang ada secara fisik. Contoh : Sistem Komputer.
2.
Sistem konseptual adalah suatu sistem
yang menggambarkan (citra) dari suatu sistem fisik. Contoh : Sistem komputer
adalah sistem fisik, INFORMASI yang dihasilkan komputer adalah SISTEM
KONSEPTUAL yang terdiri dari Informasi dan Data.
c. Sistem
statik dan dinamic
1.
Sistem statik adalah sistem yang waktu
mainnya tidak teratur.
2.
Sistem dinamic adalah sistem yang lambat
laun waktunya akan terlampaui.
d. Sistem
tertutup dan terbuka
1. Sistem
tertutup adalah sistem yang berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan
luarnya.
2. Sistem
terbuka adalah Sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan
luarnya.
Langganan:
Komentar (Atom)